Selasa, 22 Juni 2010

Tips dan Trik Pemilihan Warna

Warna merupakan hasil dari cahaya dimana cahaya merupakan perwujudan dari spektrum elektromagnetik. Jika panjang gelombang berada pada kisaran 400 – 700 nm, luminans konstan dan saturasinya (jumlah cahaya putih yang ditambahkan) dijaga tetap, seseorang yang mempunyai penglihatan warna normal mampu membedakan kira- kira 128 warna yang berbeda. Banyaknya warna yang dapat dibedakan satu dengan yang lain bergantung pada tingkat sensitifitas mata seseorang. Sensitifitas ini tidak merata pada seluruh medan penglihatan seseorang. Mata dapat membedakan warna secara akurat ketika posisi obyek membentuk sudut sebesar ± 150 terhadap mata (dengan posisi kepala dan mata diam). Dengan warna manusia mampu membedakan satu objek dengan objek yang lain. Dengan warna manusia terbantukan dalam mengolah data menjadi informasi.
Penggunaan warna yang sesuai dengan pengguna akan mempertinggi efektifitas tampilan grafis. Jika warna yang digunakan tidak mengindahkan aspek kesesuaian dengan pengguna, maka pengguna justru bisa menerima informasi yang salah.Tetapi tidak adanya standar yang dapat digunakan sebagai acuan resmi tentang penggunaan warna yang bagus, karena karakteristik orang per orang berbeda dalam hal persepsi tentang warna.
Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam menggunakan warna:
Aspek Psikologi
  • Hindari penggunaan tampilan yang secara simultan menampilkan sejumlah warna tajam.Warna merah, jingga, kuning, dan hijau dapat dilihat bersama – sama tanpa perlu pemfokusan kembali, tetapi cyan, biru, dan merah tidak dapat dilihat secara serempak dengan mudah. Pemfokusan kembali mata yang berulang – ulang akan menyebabkan kelelahan penglihatan.
  • Hindari warna biru murni untuk teks, garis tipis dan bentuk yang kecil. Mata kita tidak diset untuk rangsangan yang terinci/kecil, tajam, bergelombang pendek.
  • Hindari warna berdekatan yang hanya berbeda dalam warna biru. Sudut – sudut yang beda hanya pada prosentase warna biru akan terlihat sama.
  • Pengamat yang lebih tua memerlukan aras ketajaman yang lebih tinggi untuk membedakan warna.
  • Besarnya perubahan warna yang dapat dideteksi bervariasi untuk warna yang berbeda. Perubahan kecil dalam warna merah dan ungu sukar dideteksi dibandingkan dengan warna lain seperti kuning dan biru – hijau. Selain itu sistem penglihatan kita tidak siap untuk merasakan perubahan warna hijau.
  • Hindari warna merah dan hijau yang ditempatkan secara berseberangan pada tampilan berskala besar. Warna yang lebih cocok adalah biru dan kuning.
  • Warna yang berlawanan dapat digunakan bersama – sama. Merah dengan hijau atau kuning dengan biru merupakan kombinasi yang baik untuk tampilan sederhana. Kombinasi merah dengan kuning atau hijau dengan biru akan menghasilkan citra yang lebih jelek.
  • Untuk pengamat yang mengalami kekurangan dalam melihat warna hindari perubahan warna tunggal.
  • Warna akan berubah kenampakannya ketika aras cahaya sekeliling berubah sehingga tampilan akan berubah ketika cahaya sekeliling berbeda sangat tajam

Aspek Perceptual (Persepsi)
  • Persepsi adalah proses pengalaman seseorang dalam menggunakan sensor warnanya.
  • Diterima tidaknya layar tampilan warna oleh para pengguna, sangat bergantung pada bagaimana warna digunakan. Warna dapat meningkatkan interaksi hanya jika implementasinya mengikuti prinsip dasar dari penglihatan warna oleh manusia.
  • Tidak semua warna mudah dibaca. Secara umum latar belakang dengan warna gelap akan memberikan kenampakan yang lebih baik (informasi lebih jelas) dibanding warna yang lebih cerah
  • Hindari diskriminasi warna pada daerah yang kecil
    Aspek Kognitif
    • Jangan menggunakan warna yang berlebihan karena penggunaan warna bertujuan menarik perhatian atau pengelompokan informasi. Sebaiknya menggunakan warna secara berpasangan.
    • Kelompokkan elemen – elemen yang saling berkaitan dengan latar belakang yang sama
    • Warna yang sama membawa pesan yang serupa
    • Urutkan warna sesuai dengan urutan spektralnya
    • Kecerahan dan saturasi akan menarik perhatian
    • Warna hangat dan dingin sering digunakan untuk menunjukkan arah tindakan. Biasanya warna hangat untuk menunjukkan adanya tindakan atau tanggapan yang diperlukan. Warna yang dingin biasanya digunakan untuk menunjukkan status atau informasi latar belakang.

      Enkripsi Script PHP

      Ekripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus.Banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan ekripsi baikd engan algoritma yang dibuat sendiri maupun dengan algoritma ekripsi yang sudah ada dan banyak digunakan di dunia.
      Dalam ilmu keamanan data, dikenal istilah plaintext dan chipertext. Plaintext adalah informasi asli sebelum di enkripsi sedangkan chipertext adalah infofrmasi setelah di enkripsi.
      Dalam web programming enkripsi diperlukan untuk mem-protect script yang kita buat agar lebih aman dan orang lain tidak tahu mengenai script yang kita buat. Untuk melakukannya, kita tidak perlu membuat program sendiri karena sudah banyak software yang tersedia untuk meng-enkripsi script php baik komersial maupun non komersial. Salah satunya dari sekian banyak software adalah source cop. 
      Berikut adalah step by step untuk meng-enkrip script php dengan source cop : 
      1. Buat sebuah folder dengan nama "test" yang di dalamnya terdapat file ber-ektensi php.
      2. Buat sebuah folder dengan nama "test backup".
      3. Install source cop seperti menginstall software pada umumnya.
      4. Jalankan source cop.
      5. Klik button Select Source Folder, kemudian pilih folder "test" yang telah di buat sebelumnya.
      6. Klik buttom Select Backup destination, kemudian pilih folder "test backup".
      7. Source cop akan meletakkan file hasil ekripsi tetap di dalam folder "test". Sedangkan file aslinya akan di pindahkan ke folder "test backup"
      Setelah melakukan langkah-langkah di atas, coba lihat  apa yang terjadi dengan file yang terdapat di dalam folder "test". Selamat mencoba...

      Download Source Cop : 
      http://www.ziddu.com/download/10392508/sourcecop.rar.html

      Senin, 21 Juni 2010

      Kirim email dengan PHP

      Mulai lagi coret-coret blog setelah beberapa waktu vakum karena sesuatu dan lain hal he he he...Kali ini saya akan membahas tentang bagaimana membuat fasilitas kirim email dalam sebuah web dengan PHP. Awalnya saya buat script send email dengan copas (copy-paste) script yang saya peroleh dari hasil pencarian paman google. Tapi wal hasil script itu tidak berjalan seperti yang saya harapkan. Utak-atik script itu sampe puyeng tapi tetap tidak bisa berjalan sesuai harapan. Jurus terakhir adalah bertanya kepada sang Guru (terimakasih untuk Mr Fay yang telah membantu...). Berikut adalah sedikit penjelasan mengenai script tersebut.

      Nggak usah ba bi bu langsung saja download file email.rar http://www.ziddu.com/download/10391865/email.rar.html Ekstrak file tersebut, dan jalankan. Selamat mencoba......